Entri Populer
-
Habermas, pernah menulis dalam buku between fact and norm tentang bagaimana basis komunikasi menjadi penting dan strategis dalam konteks neg...
-
Pelbagai literatur, baik buku standar Edward Inskeep, Tourism Planning (1991), hingga Mc Tyre mengenai Sustainable Tourism (1993) memberikan...
-
Terbitnya UU No.40 Thn 2007 tentang PT, membawa paradigma perubahan pengelolaan perusahaan. Salah satunya, di Pasal 74 UU No.40 Tahun 2007 t...
-
Secara umum, produk hukum terbagi tiga yakni peraturan perundang-undangan (regeling), peraturan kebijakan (beleidsregel) dan keputusan atau ...
-
Strategi maksimalitas potensi wisata merupakan wahana berpeluang untuk menjadi andalan dalam konteks ke-indonesia-an. Indonesia kaya objek w...
-
Pancasila--yang dirumuskan 1 juni 1945--oleh Soekarno dan disepakati menjadi ideologi dan cita hukum bangsa Indonesia, hari-hari ini dalam k...
-
Nama Lengkap : RADEN MUHAMMAD MIHRADI, S.H., M.H. Tempat/Tanggal Lahir : Bogor, 12 Agustus 1974 Agama ...
-
Kali ini saya ingin menulis tentang sosok kritikus sastra Indonesia tergolong wahid yakni Maman S Mahayana dari perspektif subjektif seorang...
-
Saya bersekolah di SMA Budi Mulia Bogor yang berciri khas agama "katolik" dalam pendidikannya. sebuah pergumulan keras awalnya, bagi saya ya...
-
Prihatin. Demikian awal perjalananku bertemu dengan problem yuridik nelayan. Saya--yang baru belakangan ini---agak serius membongkar-bongkar...
Minggu, 17 Mei 2009
mengaduk perasaan
dalam psikologi, soal-soal perasaan merupakan idiom-idiom subjektif. tidak bisa diadili. relatif dan sulit diobjektivikasi. problemnya, perasaan selalu menempel pada soal=soal yang harusnya dituntaskan secara objektif. ia teraduk.tapi apapun, kita harus mampu memilahnya. sekuat daya
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar